Rahasia Memulai Bisnis Fashion Tanpa Modal

Source: http://api.shopstyle.com/action/apiVisitRetailer?id=487029241&pid=uid9796-26169286-31


Satu diantara banyak permasalahan mendasar untuk memulai bisnis sendiri adalah masalah modal. Bisnis fashion memang erat kaitannya dengan modal besar karena rotasi fashion yang amat cepat, yang menuntut kita untuk selalu memperbarui produk kita. Namun, bagi kamu pemula bisnis jangan takut untuk mencoba dulu deh! Dengan memadukan kecanggihan internet, kemajuan teknologi, dan kemampuan membaca peluang, Tokopedia bisa mewujudkan cita-citamu untuk memulai bisnis fashion tanpa modal.

Pemikiran lama bahwa untuk memulai bisnis harus diawali dengan langkah memiliki modal mungkin masih kita bawa hingga sekarang. Tapi di era serba canggih seperti ini modal bukanlah halangan kita untung memulai bisnis. Internet telah menyuguhkan banyak kemudahan akses pengetahuan bagi kita. Modal pengetahuan dapat kita ambil secara gratis dari berbagai sumber disana. Kita bisa belajar banyak pengetahuan tentang fashion dari website fashion seperti polyvore.com dan style.com. Sedangkan untuk modal materialnya seperti produk fashion itu sendiri kita juga bisa dapatkan di internet secara juga loh. Gak percaya?

Melangkah Bersama Tokopedia Sebagai Nakama


Siapa sih yang tidak bangga bisa diterima bekerja di Tokopedia, salah satu perusahaan marketplace terbesar di Indonesia ini? Ya, kami hanyalah 5 dari 55 orang Nakama batch 16 yang baru diangkat menjadi karyawan dan keluarga baru Tokopedia pada awal bulan Desember lalu. Bahkan, menurut salah satu coach di Nakama Academy, diketahui bahwa Tokopedia tidak hanya akan menjadi sekadar marketplace. Namun, sesuai dengan visinya yaitu untuk memajukan Indonesia melalui internet, Tokopedia akan menamakan dirinya sebagai sebuah technology company. Artinya, Tokopedia tidak hanya akan berkutat pada marketplace business, namun akan lebih melebarkan sayapnya memberi inovasi-inovasi dalam bidang teknologi lainnya. Tentu saja itu semua untuk membangun bangsa ini. Wow banget kan? Siapa yang gak bangga bisa menjadi satu per-sekian persen yang turut membantu Tokopedia dalam berinovasi!

Sebagai millenial, kami sangat bangga dan terhormat dapat terpilih sebagai Nakama Tokopedia, terutama setelah mendengarkan bahwa kami termasuk 55 org yg terpilih dari sekitar 40000 pemohon kerja di tokped, yakni hanya sekecil 0.001% saja pelamar yang diberikan kesempatan untuk menjadi pekerja tetap Tokopedia, kami merasa lbh semangat dan terhormat untuk bisa bekerja sama sebagai Newkama dan potensi Nakama, mantap!

Itulah euforia kami berlima yang baru saja dinyatakan lolos dan diterima bekerja sebagai karyawan baru di Tokopedia. Sebut saja kami Nakama, karena begitulah kami dipanggil dan memanggil satu sama lain. Nakama sendiri memang merupakan panggilan khusus bagi para karyawan di Tokopedia. Mengadopsi dari bahasa Jepang … (sejarah penamaan Nakama). Terkhusus lagi untuk kami yang benar-benar baru bekerja di Tokopedia ini, kami disebut Newkama. Nakama baru!

7 Inspirasi Games Team Building

Team building adalah hal yang sangat penting. Mengapa demikian? Karena aset terbesar dari sebuah perusahaan sesungguhnya adalah karyawannya. Kapasitas dan kemampuan karyawannya lah yang bisa menjadi faktor pembeda penting yang sulit ditiru antara keberhasilan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Namun pada pada praktek dilapangan ternyata kemampuan saja tidak cukup, kegagalan banyak terjadi karena masing-masing individu didalam perusahaan tidak bisa berkolaborasi satu sama lain. Disinilah peranan dari team building.


Setelah mengikuti Nakama Academy. Kami ingin memberi inspirasi games-games yang bisa digunakan pada saat proses team building, terutama untuk team building yang dilakukan indoor, sehingga hasilnya pun lebih efektif dan efisien. Berikut adalah 7 Inspirasi Games Team Building versi Tokopedia:

Nakama Academy - Membina Keluarga Baru di Tokopedia

During September 2016.
From 47.212 candidates.
500ish were interviewed.
58 were given the opportunity to join Tokopedia.
We are 0.1% of people who lucky enough to become a family here.
-Coach Nakama Academy-

Kata-kata magis tersebut menyambut kami semua, 65 orang yang beruntung bisa diterima sebagai pegawai terbaru Tokopedia. Kami semua datang dari tempat dan latar belakang yang berbeda, memiliki skill set yang berbeda, dibekali sudut pandang yang berbeda, namun kami semua hari itu hadir untuk satu tujuan yang sama, Nakama Academy.



Apa sih sebenarnya Nakama Academy itu? Kalian bisa mencari tahu tentang Nakama Academy di tulisan Nakama Academy Ini. Tapi tenang saja, tulisan dibawah ini juga akan menjelaskan apa itu Nakama Academy. So fasten your seatbelt and be ready to enjoy the ride.

Who is The Best Clan of The Nakama Academy Batch 14?

Clan Crow berawal dari pertemuan yang super random, kami melangkah di Nakama Academy Batch 14. Saat itu, hanya 1 kesamaan di antara kami, sama-sama Newkama Tokopedia yang punya mimpi besar. Ketika kali bertemu canggung masi terasa, tapi kami tahu rasa itu harus segera sirna. Perlahan kami menjadi akrab satu sama lain, semakin mengenal tabiat masing-masing tanpa jaim. 

Materi demi materi sudah dilalui, games demi games sudah dimenangi, Nakama Academy memberikan makna baru bagi kami sebagai clan Crow. Bersama-sama kami menjalani Big Project, baik Blog ini maupun menjadi Seller di Tokopedia. Hampir setiap hari kami bertemu, membicarakan pengerjaan wawancara Nakama, berdiskusi persoalan jualan toko di Kongcrow Store. Tapi yaa, Big Project dinomorduakan, karena ngumpul itu nomor satu, dan jajan bareng yang utama.

Memasuki review, kami sempat bingung. Dibandingkan clan lain, Kongcrow Store bisa dibilang kurang mulus. Ada yang bisa menjual di atas 20 item, ada juga yang hanya buka seminggu lalu tutup karena tak sanggup nanganin penjualan yang laris manis. Blog ini pun kurang lancar dan bahkan kami sempat kaget karena ternyata tenggat waktu sudah lewat di saat persyaratan kurang lengkap. Apakah apa yang kami jalani sebulan ini menjadi sia-sia?

Nakama Academy, 'Booster Pack' PDKT Tokopedia

Mendapat panggilan bahwa kami diundang menjadi bagian dari Tokopedia, bikin hati kami penuh suka cita. Tak semua dari kami menyangka bahwa kami akan segera bekerja di salah satu startup terbesar Indonesia. Tapi yang tidak terduga adalah ada email susulan yang berisi undangan agar kami dapat mengikuti Nakama Academy. Undangan tersebut menimbulkan tanya, apa Nakama Academy sebenarnya?


Mungkin banyak dari kami yang langsung browsing untuk mencari tahu apa itu Nakama Academy. Yap, stalking kami rupanya cukup membuahkan hasil. Kami menemukan bahwa sebelum dapat bekerja di Tokopedia, ada sebuah program akselerasi pembelajaran untuk mengenal Tokopedia dan budaya kerjanya. Sederhananya, di Nakama Academy setiap 'anak baru' yang bergabung diarahkan untuk membentuk kelompok dengan istilah Clan dengan nama hewan, lalu dibekali banyak pengetahuan seputar Tokopedia dan diberikan tugas-tugas per Clan.

Tapi, apa yang kami alami secara langsung rupanya tidak sesederhana kata-kata. Ternyata, setiap generasi memiliki pengalaman yang berbeda dalam tiap Nakama Academy. Bagi kami yang tergabung dalam Batch #14 pun pengalaman yang kami rasakan berbeda antara clan yang satu dan lainnya. Ada beberapa hal yang menurut kami layak menjadi highlight di Nakama Academy Batch #14.

Introduction: Clan Crow Batch #14 & Their Goals

Hi, guys! Nakama Academy kembali lagi dengan Batch #14! Kali ini pelaksanaannya ada pada awal Oktober 2016. Sudah menjadi tradisi bahwa dalam setiap batch, Newkama(sebutan buat Nakama Baru Tokopedia), bakal dibagi ke dalam beberapa clan yang udah eksis sedari batch awal Nakama Academy.

Sembilan Newkama Clan Crow di Nakama Academy Oktober 2016
(Dok. Pribadi)

Di Batch #14, ada sembilan Newkama yang berjodoh, dan bertemu sebagai member clan Crow. Yep! Sembilan! Kabarnya sih Batch #14 ini yang paling banyak anggotanya dibandingkan batch sebelum-sebelumnya. Clan Crow dan kami beruntung sekali dapat berjodoh di Nakama Academy ini. Yuk kita lihat siapa mereka dan apa sih yang mereka cari dengan bergabung di Tokopedia?

We are Crow B-12




Hari ini cukup menarik, salah satu coach gw bikin satu game yang berhubungan dengan logika. Gw lupa nama game ini tapi secara konsep menjawab pertanyaan tricky dan hanya bisa dijawab dengan logika dan semuanya terlihat antusias dan cukup kompetitif dalam prosesnya. Akhirnya masuk pada satu case tentang " Who is Jester ? Kang Sule...! Bukan lahh.

Si Who is Jester ini cukup menarik perhatian newkama,
Bayangin ada 3 orang sebut saja, slamet, bunga dan mawar nama samaran.  Slamet seorang lelaki, bunga seorang wanita dan mawar seorang...... Yes, Wanita, kurang lebih seperti itu.

Nah, dalam case ini kita disuruh menebak oleh coach "Who is Slamet" sorry, maksudnya who is jester? Selain Jester, kita juga akan tahu Who is Knave ? Who is Knight ?
Yahhh setelah melalui perdebatan panjang dan adu otot leher sesama newkama akhirnya terungkaplah Bang Slamet ternyata seorang Jester. Uda gitu aja

Anyway, setelah menjadi newkama gw diperkenalakan kepada 7 clan kuat yang sudah ada since 1928. Noo, maksud gw sudah lama. Dalam case ini gw melihat seumpama dari 7 clan tersebut
"Who is Jester" Who is Knave" and "Who is Knight"
Sudah pasti jawabannya,
Everybody wants to be a knight and sure no one wants become a knave. So the question is
"Who is Jester"

Well setelah kami para crow berdiskusi, we decide to choose be Jester. Why, dalam era yang sangat cepat dan penuh dengan persaingan semua orang fokus untuk mengembangkan diri dengan serius.
Then we think in this situation there is opportunity to build something that help people become refresh then release their pressure at the moment. Yes, they need entertainment, they need crow and they need us.

Welcome to Our Blog
Crow B-12


picture disadur aaronnsn.deviantart.com

We Are The Eleventh Crows!

Hai Nakama-Nakama dan para blogger yang sedang membaca post ini! Kami para The Eleventh Crows akan memperkenalkan diri, Dalam batch sebelas Nakama Academy ini, clan Crows beranggotakan tiga orang yang keren-keren.

Dari kiri, Hamdi - Jay - Alwan
Menjadi Newkama di Nakama Academy

Nakama adalah sebutan bagi orang-orang yang bekerja di Tokopedia. Nakama berarti lebih dari sahabat. Jadi dalam bekerja, kita di Tokopedia bekerja dalam team work dengan ikatan lebih dari sahabat. Sebelum masuk dalam dunia kerja dengan para Nakama-Nakama yang telah tergabung dalam Tokopedia, para Newkama (sebutan bagi para Nakama yang baru saja diterima kerja di Tokopedia) akan menjalani Nakama Academy selama sekitar seminggu.

Di batch yang ke-11 ini, kami bergabung dalam The Eleventh Crows. Dengan anggota yaitu Hamdi di Software Engineer, Jay di QA, dan Alwan di QA.

Kami sebagai Newkama tentu merasa excited berada di Tokopedia ini. Pengalaman-pengalaman di Nakama Academy sangat membantu sebagai insight dalam bagaimana kami bekerja nanti. Team work menjadi kunci utama ketika The Eleventh Crows bekerja. 

From us, Together with Nakama, yes we can!

Hai, Sudah pada tau kan tentunya tentang Tokopedia? kalau belum pada tau bisa deh baca-baca Tentang Tokopedia disini. Di Tokopedia itu kita bagaikan di sebuah kapal besar yang didalamnya terdapat Nakama. Yap, jadi karyawan di Tokopedia lebih dikenal sebagai Nakama Tokopedia. Tentu untuk menjadi bagian dari sebuah kapal yang besar gak mudah, kita perlu untuk dilatih terlebih dahulu untuk mengetahui seluk beluk kapal dan mengenal semua Nakama yang sudah ada. Oleh karena itu, ada sebauh program yang bernama Nakama Academy. Kita intip yuk keseruannya!

Dream, Tokopedia and New Family

Gambar 1. Ruang tunggu Tokopedia di Wisma 77 Tower 2 lantai 2.
It was really like my dream finally came true, ketika gue masuk ke ruangan yang unik dengan penataan yang oke banget dan ada tulisan Tokopedia di dindingnya. Ditambah lagi, pembawaan yang santai dari para karyawannya. Yap! Finally gue diterima jadi salah satu orang yang bisa menyalurkan minat dan bakat gue di sini. Memang sudah jadi mimpi gue supaya bisa kerja di tempat yang lucu kantornya dan santai pembawaannya.

Nakama Academy???

Kalian pernah mendengar kata “Nakama”? Bagi penggemar manga One Piece atau yang mengetahui bahasa Jepang pasti tau makna dari "Nakama". Yap, "Nakama" merupakan bahasa Jepang yang berarti “teman”, namun makna "teman" di sini lebih dari seorang teman, bisa dikatakan sohib banget gitu, deh. Menurut salah seorang narasumber yang pernah kami tanyakan, terjemahan yang paling tepat untuk Nakama mungkin adalah comrade, yaitu teman dalam mengejar suatu hal, teman senasib sepenanggungan. teman seperjuangan. teman dalam mewujudkan mimpi. Jadi, bukan hanya teman karena sekadar saling kenal atau saling tahu nama.

Safety Can Be Fun

Hari demi hari berlalu di Nakama Academy, kayak lirik lagu aja, yaa.. hehehe…

Tapi, memang tidak terasa! Dan hari ketiga ini sukses membuat kami semua di batch 6 semakin akrab dengan segala problema yang sama, yaitu tugas. Tak bisa dipungkiri, materi yang dikemas secara menarik dan atraktif ternyata masih menyisakan sedikit ruang direlung otak kami yang terus bekerja. Ya, sedikit tempat itu yang ternyata mendominasi dalam tiga hari ini. Tugas-tugas yang diberikan ternyata mampu menyita pikiran dan waktu para Newkama. Walau begitu, kami merasa semakin tertantang.

Cara Mengobati Gugup di Hari Pertama Kerja dengan “Nakama”

Pengalaman di hari pertama mengikuti Nakama Academy di Tokopedia menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Hal ini bukan basa-basi belaka, karena dari beberapa perusahaan yang pernah saya sambangi, Tokopedia merupakan perusahaan yang sangat mementingkan kenyamanan, kesejahteraan, serta kekeluargaan dari setiap karyawannya.Tak salah bila banyak orang yang berlomba untuk menjadi bagian dari keluarga besar tokopedia.

Ciri-ciri Newkama


Biasanya yang baru jadian itu pasti keliatan deh. Entah selalu pegangan tangan, kemana mana selalu bareng-bareng, sepiring berdua, telfonan terus sampai sekalinya isi pulsa bisa sampai 200ribu, Pokoknya mesra terus deh. Nah kalo Newkama juga ada ciri-ciri khususnya loh, nah ini nih ciri-ciri Newkama:


1. Jalannya selalu bergerombol

Karena masih baru dan merasa senasib jadi biasa bareng-barengan dan bergerombol. Beraninya kalau bareng-bareng.


2. Masih malu-malu kucing

Karena biasanya Newkama itu masih jaga image atau yang biasa kita sebut "jaim".


3. Isi air botol terus

Biasanya Newkama bakalan ngisi air di botolnya sendiri dan berulang-ulang. Biar nanti bisa diminum pas lagi sesi.


4. Bawaannya banyak

Nah ini nih karena masih baru Newkama pasti bawaannya banyak jadi, masih belum berani minjem-minjem sama yang lain.


5. Masih keliatan bawa laptop dan belajar ke kantin

Buka laptop sambil makan itu kemungkinan Newkama, karena biasanya mereka masih menggebu-gebu banget untuk ngerjain tugas yang dikasih saat program New Academy.


6. Kadang-kadang mukanya bingung

Karena masih baru dan belum tahu seluk-beluk Tokopedia muka Newkama suka terlihat bingung.


7. Kerjain tugas bareng kelompok sampai malam di kantor

Biasanya para Newkama masih terlihat sampai malam dan ngerjain tugas yang sedang dikejar due date.

Jangan Deket-Deket Nanti Baper


Hello fellow crows! Siapa yang tau kalau Jho, Ter, Pui, dan gue menjadi sebuah tim? Gue sendiri juga gak tau, tapi sekarang senang karena kami adalah tim NakaCrow. Ngga, ini bukan dari kebetulan kalau Jho dan gue ulang tahun nya sama atau Ter dan Pui punya obsesi sama pada Triplets of The Return of Superman. Namun lebih ke pada bagaimana kami membangun kepercayaan, komitmen, dan kesempurnaan satu sama lain dalam kerjasama tim. Gue juga bersyukur sampai sekarang kami tetap termotivasi dan pantang menyerah. Jadi ingat waktu kami berusaha setengah mati hanya untuk mecari tau tentang kode-kode HTML. Sumpah itu susah banget! Soalnya gak ada dari kami yang berlatar belakang di bidang itu. 

Kami gak masalah tuh begadang sampai malam di lantai 7, sampai-sampai kenalan sama 'penunggu' nya. Malahan gak nyaman kalau jauh-jauh *cieh baper*. Tentu nya kami saling belajar dari satu sama lain. Gue pribadi belajar caranya untuk tetap tenang dalam menghadapi sesuatu dari Jho, nilai-nilai keindahan artistik dari Pui, dan fokus pada detil dari Ter.

Hari itu ada sesi yang dinamakan Building Useful Product dimana gue ingat ketika kami disuruh melipat origami dalam pilihan tiga bentuk yang berbeda. Betuk pertama adalah pesawat dengan harga Rp. 1,000.00, perahu kertas dengan Rp. 2,000.00, dan bentuk burung Rp. 3,000.00. Kami dibatasi oleh jangka waktu tertentu untuk membuat sebanyak mungkin origami sesuai dengan pilihan. Gue tentu bikin bentuk burung karena gue yakin bisa dan harganya juga tertinggi. Pui bersama gue melipat hal yang sama, sedangkan Jho dan Ter membuat perahu kertas. Sempat gua lihat sekeliling secara kilat, semua terlihat fokus dengan asumsi pribadi gue kalau mereka terpatok pada jumlah uang di hasil akhirnya nanti. Sangat disayang kan, kami kalah dalam sesi ini namun kita dapat perlajaran yang berharga dari sini. Well, tim kami ingin lebih fokus pada kualitas ketimbang kuantitas nya karena kami ingin orang mencintai apa yang kita buat, gak cuma menyukai. Ditambah lagi kami membuat bentuk yang memang kami pilih karena keahlian. Untuk mencerminkan Tokopedia berdasarkan pekerjaan merupakan passion, gak melulu soal uang.

Dalam kesempatan ini, gue pribadi ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk tim member, para coach, elder kami kak Ariko Rahmat, dan keseluruhan kawan-kawan NewKama batch ke lima ini. Seminggu ini sungguh menakjubkan.


[Summary in English]

At last, I Shall Say Thank You.

Hello fellow crows! Who would have known Jho, Ter, Pui, and I become a team? I don’t either, but I am glad now we did. Nope, it is not about coincidences the fact that Jho and I share the same birth of date, nor Ter and Pui have the same obsess over Triplets of The Return of Superman. Rather, we gradually build on trust, commitment, and excellent teamwork toward each other. I am glad that up to today we are stay motivated and not giving up easily. This brings me to the memory of us trying to figure out HTML coding. Dayum that’s tough! None of us were having such background.

We don’t mind staying a little bit later than others on the seventh floor. Instead, we are getting uncomfortable when we are not in a pack. We learned a lot from one another, that’s for sure. I personally learned how to remain calm in the middle of hectic situation from Jho, aesthetic aspects and values from Pui, and attention to details from Ter.

There is Building Useful Product session on the third day I recall when we were asked to fold origami of three different things and each form has a price. The first one is paper airplane valued Rp. 1,000.00, paper boat for Rp. 2,000.00, and bird origami for Rp. 3,000. We were limited to a certain time frame to make as many origami as possible. I definitely went for bird because it is the only thing I can make. Pui and I worked on the same shape, while Jho and Ter made paper boats. Unfortunately, we could not get the first place but we took away lessons as a team. When I screened around for seconds I see some intense situation, (with my own observation) I feel like they focus on the highest value calculation. Well, us are more focus on quality over quantity because we want people to love it, not just like it. In addition, we were doing the shape of our choice because we know we can do it well. To reflect in Tokopedia, work is more about passion not always about money.


I would like to take this post to personally delivering my sincerest thank you to NakaCrow team members, coaches, our elder Ariko Rahmat, and the rest of NewKama fifth batch. This past week has been ah-mazing!

Kami bangga ikut Nakama Academy Tokopedia!

"Gila, ternyata ikut academy dulu nih sebelum kerja?"

Itu pikiran kami saat pertama kali masuk "kerja" di Tokopedia. Setelah interview dan dapet offering letter, kami kira kami akan langsung kerja jadi pegawai... Eh, ternyata enggak?!


Kaget, bingung, takut, tapi EXCITED! Itu yang kami rasakan pada tanggal 1 Desember 2015; hari pertama Nakama Academy batch 5. Mungkin kalian belum tau apa itu Nakama, dan apa sih Nakama Academy sebenarnya? 

Jadi, dalam bahasa Jepang, kata Nakama itu artinya hubungan sahabat yang sudah sangat dekat, yang sudah dianggap seperti keluarga. Nah, Nakama ini dipakai oleh Tokopedia sebagai panggilan untuk semua karyawannya. Culture di Tokopedia ini memang sangat kental, dan dapat mudah terlihat betapa akrabnya satu Nakama dengan yang lain. 

Saat kami melihat hal itu, kami baru mengerti mengapa Tokopedia menyebut karyawannya Nakama. Itu juga yang kami rasakan saat kami ikut Nakama Academy di Tokopedia ini. Kami merasa sangat welcomed dan sangat nyaman! Baru kali ini kami masuk ke dalam environment baru, dan dapat beradaptasi sangat cepat. 

Di Nakama Academy juga tidak ada yang namanya senioritas, individualistic, and we all blend in really well. Bahkan, saat kami melakukan kesalahan (pada saat menjawab pertanyaan, misalnya), kami malah disemangati karena telah berani mencoba. Kami merasa sangat dipercaya dan dihargai oleh Tokopedia. We feel like treasures! Dengan culture yang hangat seperti itu, membuat kami semangat untuk belajar lebih dan untuk menjadi diri sendiri (And there's nothing better than that!). 

Kami belajar banyak di Nakama Academy. Kami dapet teori-teori yang diperlukan untuk menjadi dasar kami bekerja. Dari visi misi Tokopedia yang ingin membangun Indonesia lewat Internet, cara berpikir yang luas, analytical thinking, problem solving, sampai menjadi customer care yang baik. Pelajaran yang kami dapat bukan hanya dapat diterapkan dalam Tokopedia, tetapi juga untuk kedepannya. Kami merasa pelajaran-pelajaran di Nakama Academy ini sangat berharga.

Selain teori, kami juga mendapat pelajaran hidup agar tidak patah semangat, untuk selalu mencari opportunity dalam kesusahan, dan untuk selalu percaya bahwa kita bisa! Disitu kepercayaan diri kami menanjak, dan kami feel way better of ourselves

Kami sangat bangga ikut Nakama Academy Tokopedia dan akan lebih bangga lagi jika kita sudah 'lulus' menjadi Nakama yang sebenarnya. Sebagai bukti betapa kata "Nakama" terterap di dalam Tokopedia, kami akan melampirkan sebuah video yang menunjukkan betapa indahnya menjadi Nakama:



Kalau ada Nakama/NewKama yang mau share pengalaman seru di Tokopedia, tulis di comment ya!


Gallery Nakama Academy Batch 5


Biasanya kantor itu 'mengintimidasi' tapi disini sama sekali enggak. Di Tokopedia itu seru banget! Kita disini dapet banyak ilmu dan pengalaman asyik!



...