Tips dan Trik Menjadi Dropshipper di Tokopedia



Menjadi dropshipper adalah peluang bisnis yang sangat menjanjikan di era menjamurnya marketplace di Indonesia. Keuntungan dropshipper adalah bisa menjual barang tanpa memiliki modal dan tanpa harus capek-capek membuka toko yang sebenarnya. Selain itu, dropshipper juga tidak memerlukan gudang untuk menyimpan barang jualannya, karena barang jualan akan disediakan oleh penjual-penjual yang bekerja sama dengan dropshipper, wow! 

Rahasia Memulai Bisnis Fashion Tanpa Modal

Source: http://api.shopstyle.com/action/apiVisitRetailer?id=487029241&pid=uid9796-26169286-31


Satu diantara banyak permasalahan mendasar untuk memulai bisnis sendiri adalah masalah modal. Bisnis fashion memang erat kaitannya dengan modal besar karena rotasi fashion yang amat cepat, yang menuntut kita untuk selalu memperbarui produk kita. Namun, bagi kamu pemula bisnis jangan takut untuk mencoba dulu deh! Dengan memadukan kecanggihan internet, kemajuan teknologi, dan kemampuan membaca peluang, Tokopedia bisa mewujudkan cita-citamu untuk memulai bisnis fashion tanpa modal.

Pemikiran lama bahwa untuk memulai bisnis harus diawali dengan langkah memiliki modal mungkin masih kita bawa hingga sekarang. Tapi di era serba canggih seperti ini modal bukanlah halangan kita untung memulai bisnis. Internet telah menyuguhkan banyak kemudahan akses pengetahuan bagi kita. Modal pengetahuan dapat kita ambil secara gratis dari berbagai sumber disana. Kita bisa belajar banyak pengetahuan tentang fashion dari website fashion seperti polyvore.com dan style.com. Sedangkan untuk modal materialnya seperti produk fashion itu sendiri kita juga bisa dapatkan di internet secara juga loh. Gak percaya?

Melangkah Bersama Tokopedia Sebagai Nakama


Siapa sih yang tidak bangga bisa diterima bekerja di Tokopedia, salah satu perusahaan marketplace terbesar di Indonesia ini? Ya, kami hanyalah 5 dari 55 orang Nakama batch 16 yang baru diangkat menjadi karyawan dan keluarga baru Tokopedia pada awal bulan Desember lalu. Bahkan, menurut salah satu coach di Nakama Academy, diketahui bahwa Tokopedia tidak hanya akan menjadi sekadar marketplace. Namun, sesuai dengan visinya yaitu untuk memajukan Indonesia melalui internet, Tokopedia akan menamakan dirinya sebagai sebuah technology company. Artinya, Tokopedia tidak hanya akan berkutat pada marketplace business, namun akan lebih melebarkan sayapnya memberi inovasi-inovasi dalam bidang teknologi lainnya. Tentu saja itu semua untuk membangun bangsa ini. Wow banget kan? Siapa yang gak bangga bisa menjadi satu per-sekian persen yang turut membantu Tokopedia dalam berinovasi!

Sebagai millenial, kami sangat bangga dan terhormat dapat terpilih sebagai Nakama Tokopedia, terutama setelah mendengarkan bahwa kami termasuk 55 org yg terpilih dari sekitar 40000 pemohon kerja di tokped, yakni hanya sekecil 0.001% saja pelamar yang diberikan kesempatan untuk menjadi pekerja tetap Tokopedia, kami merasa lbh semangat dan terhormat untuk bisa bekerja sama sebagai Newkama dan potensi Nakama, mantap!

Itulah euforia kami berlima yang baru saja dinyatakan lolos dan diterima bekerja sebagai karyawan baru di Tokopedia. Sebut saja kami Nakama, karena begitulah kami dipanggil dan memanggil satu sama lain. Nakama sendiri memang merupakan panggilan khusus bagi para karyawan di Tokopedia. Mengadopsi dari bahasa Jepang … (sejarah penamaan Nakama). Terkhusus lagi untuk kami yang benar-benar baru bekerja di Tokopedia ini, kami disebut Newkama. Nakama baru!

Cara Bergabung Menjadi Karyawan Tokopedia

Bekerja diperusahaan startup sepertinya sekarang sedang menjadi tren diantara kaula muda. Banyak lulusan fresh graduate yang lebih memilih untuk memulai karir mereka diperusahaan-perusahaan yang baru berdiri ini dibandingkan masuk ke perusahaan korporasi yang sudah berdiri bahkan sebelum mereka lahir. Banyak alasan yang melatarbelakangi hal tersebut, beberapa diantaranya adalah situasi kantor yang seperti rumah dimana mereka bebas bergaya ala anak muda. Gaji yang ditawarkan pun bersaing dengan perusahaan korporasi dan sejenis. Ditambah lagi pekerjaan yang dilakukan merupakan suatu hal yang saat ini sedang trend dan berkembang dimasyarakat.



Salah satu perusahaan yang saat ini sedang jadi banyak incaran anak-anak muda adalah Tokopedia. Tokopedia saat ini sedang berkembang pesat, dan banyak melakukan perekrutan-perekrutan baru. Contohnya bulan November 2016, Tokopedia merekrut 65 orang karyawan baru secara sekaligus! Jumlah ini adalah jumlah rata-rata perekrutan tiap bulannya, paling tidak jika berkaca dari data dua bulan terakhir. Yang menarik lagi di Tokopedia untuk menjadi seorang atasan tak perlu menunggu waktu yang lama, bahkan sebelum usia 30 kamu bisa menjadi pimpinan suatu tim atau suatu divisi asalkan kamu memang layak dan berkualitas, contohnya bisa kamu baca ditulisan mengenai sukses sebelum usia 30 ini. Nah sekarang, bagaimana sih caranya kamu bisa bergabung di Tokopedia?

Caranya segampang membalikkan telapak tangan tentunya. Buat apa ribet kalo bisa lebih mudah kan. Perhatikan langkah-langkah dibawah ini ya Toppers (panggilan sayang buat para pengguna Tokopedia, karena kami belum ketemu kamu aja udah sayang, apalagi begitu kita ketemu).

Sukses Sebelum Usia 30, Intip Pengalaman Para Pemimpin Muda Tokopedia Ini!

Zaman dulu, kamu harus bekerja selama belasan tahun untuk bisa mendapatkan jabatan di perusahaan. Tapi di era Millennials ini, konsep tersebut berubah. Kariermu dapat melesat di usia muda. Di Tokopedia, hampir semua pemimpin divisinya memulai pencapaian saat masih berkepala dua. Berikut, lima diantaranya membagikan pengalaman meraih kesuksesan yang bisa kamu tiru. Yuk, intip lebih lanjut!

Tokopedia Jadi Wadah Wujudkan Tujuan ke-10 Millennials dari Crow #15 Ini!

Bahasan tentang Millennials lagi jadi perbincangan hangat di dunia maya, nih. Kamu pasti tahu tentang generasi ini, ‘kan? Millennials adalah sebutan bagi siapapun yang lahir dari awal 1980-an hingga awal 2000. Alih-alih besarnya gaji, Millennials justru mementingkan pekerjaan yang memberikan kesempatan untuk berkembang. Nah, harapan atas iklim kerja seperti inilah yang membuat Millennials berbondong-bondong mencari kerja di start-up. Tak terkecuali kami.




Kesepuluh dari kami dikumpulkan menjadi satu tim dalam masa orientasi yang disebut Nakama Academy. Buat memudahkan perkenalan, tim kami diberi julukan Klan Crow dari Batch 15. Hm, kira-kira apa tujuan kami bergabung dengan start-up sekaliber Tokopedia? Yuk, intip ‘pengakuan’ kami satu per satu!

7 Inspirasi Games Team Building

Team building adalah hal yang sangat penting. Mengapa demikian? Karena aset terbesar dari sebuah perusahaan sesungguhnya adalah karyawannya. Kapasitas dan kemampuan karyawannya lah yang bisa menjadi faktor pembeda penting yang sulit ditiru antara keberhasilan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Namun pada pada praktek dilapangan ternyata kemampuan saja tidak cukup, kegagalan banyak terjadi karena masing-masing individu didalam perusahaan tidak bisa berkolaborasi satu sama lain. Disinilah peranan dari team building.


Setelah mengikuti Nakama Academy. Kami ingin memberi inspirasi games-games yang bisa digunakan pada saat proses team building, terutama untuk team building yang dilakukan indoor, sehingga hasilnya pun lebih efektif dan efisien. Berikut adalah 7 Inspirasi Games Team Building versi Tokopedia:

Nakama Academy - Membina Keluarga Baru di Tokopedia

During September 2016.
From 47.212 candidates.
500ish were interviewed.
58 were given the opportunity to join Tokopedia.
We are 0.1% of people who lucky enough to become a family here.
-Coach Nakama Academy-

Kata-kata magis tersebut menyambut kami semua, 65 orang yang beruntung bisa diterima sebagai pegawai terbaru Tokopedia. Kami semua datang dari tempat dan latar belakang yang berbeda, memiliki skill set yang berbeda, dibekali sudut pandang yang berbeda, namun kami semua hari itu hadir untuk satu tujuan yang sama, Nakama Academy.



Apa sih sebenarnya Nakama Academy itu? Kalian bisa mencari tahu tentang Nakama Academy di tulisan Nakama Academy Ini. Tapi tenang saja, tulisan dibawah ini juga akan menjelaskan apa itu Nakama Academy. So fasten your seatbelt and be ready to enjoy the ride.

Who is The Best Clan of The Nakama Academy Batch 14?

Clan Crow berawal dari pertemuan yang super random, kami melangkah di Nakama Academy Batch 14. Saat itu, hanya 1 kesamaan di antara kami, sama-sama Newkama Tokopedia yang punya mimpi besar. Ketika kali bertemu canggung masi terasa, tapi kami tahu rasa itu harus segera sirna. Perlahan kami menjadi akrab satu sama lain, semakin mengenal tabiat masing-masing tanpa jaim. 

Materi demi materi sudah dilalui, games demi games sudah dimenangi, Nakama Academy memberikan makna baru bagi kami sebagai clan Crow. Bersama-sama kami menjalani Big Project, baik Blog ini maupun menjadi Seller di Tokopedia. Hampir setiap hari kami bertemu, membicarakan pengerjaan wawancara Nakama, berdiskusi persoalan jualan toko di Kongcrow Store. Tapi yaa, Big Project dinomorduakan, karena ngumpul itu nomor satu, dan jajan bareng yang utama.

Memasuki review, kami sempat bingung. Dibandingkan clan lain, Kongcrow Store bisa dibilang kurang mulus. Ada yang bisa menjual di atas 20 item, ada juga yang hanya buka seminggu lalu tutup karena tak sanggup nanganin penjualan yang laris manis. Blog ini pun kurang lancar dan bahkan kami sempat kaget karena ternyata tenggat waktu sudah lewat di saat persyaratan kurang lengkap. Apakah apa yang kami jalani sebulan ini menjadi sia-sia?

Nakama Academy, 'Booster Pack' PDKT Tokopedia

Mendapat panggilan bahwa kami diundang menjadi bagian dari Tokopedia, bikin hati kami penuh suka cita. Tak semua dari kami menyangka bahwa kami akan segera bekerja di salah satu startup terbesar Indonesia. Tapi yang tidak terduga adalah ada email susulan yang berisi undangan agar kami dapat mengikuti Nakama Academy. Undangan tersebut menimbulkan tanya, apa Nakama Academy sebenarnya?


Mungkin banyak dari kami yang langsung browsing untuk mencari tahu apa itu Nakama Academy. Yap, stalking kami rupanya cukup membuahkan hasil. Kami menemukan bahwa sebelum dapat bekerja di Tokopedia, ada sebuah program akselerasi pembelajaran untuk mengenal Tokopedia dan budaya kerjanya. Sederhananya, di Nakama Academy setiap 'anak baru' yang bergabung diarahkan untuk membentuk kelompok dengan istilah Clan dengan nama hewan, lalu dibekali banyak pengetahuan seputar Tokopedia dan diberikan tugas-tugas per Clan.

Tapi, apa yang kami alami secara langsung rupanya tidak sesederhana kata-kata. Ternyata, setiap generasi memiliki pengalaman yang berbeda dalam tiap Nakama Academy. Bagi kami yang tergabung dalam Batch #14 pun pengalaman yang kami rasakan berbeda antara clan yang satu dan lainnya. Ada beberapa hal yang menurut kami layak menjadi highlight di Nakama Academy Batch #14.

Introduction: Clan Crow Batch #14 & Their Goals

Hi, guys! Nakama Academy kembali lagi dengan Batch #14! Kali ini pelaksanaannya ada pada awal Oktober 2016. Sudah menjadi tradisi bahwa dalam setiap batch, Newkama(sebutan buat Nakama Baru Tokopedia), bakal dibagi ke dalam beberapa clan yang udah eksis sedari batch awal Nakama Academy.

Sembilan Newkama Clan Crow di Nakama Academy Oktober 2016
(Dok. Pribadi)

Di Batch #14, ada sembilan Newkama yang berjodoh, dan bertemu sebagai member clan Crow. Yep! Sembilan! Kabarnya sih Batch #14 ini yang paling banyak anggotanya dibandingkan batch sebelum-sebelumnya. Clan Crow dan kami beruntung sekali dapat berjodoh di Nakama Academy ini. Yuk kita lihat siapa mereka dan apa sih yang mereka cari dengan bergabung di Tokopedia?

The First Online Marketplace in Indonesia

Gambar 1. Suasana kantor tokopedia
Tokopedia berdiri pada tahun 2007, namun baru resmi diluncurkan ke publik  pada 17 Agustus 2009, bertepatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-64. Ketika itu Tokopedia berhasil mendapatkan kepercayaan dan pendanaan awal. Tokopedia hadir sebagai perusahaan internet yang dapat menghubungkan penjual dan pembeli online di seluruh Indonesia dengan visi besar untuk “Membangun Indonesia Lebih Baik Lewat Internet”. Berdirinya Tokopedia tidak terlepas dari perjuangan kedua founder, William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison yang memiliki ide untuk mengatasi masalah penjual dan pembeli online yang ada di Indonesia.

Dream, Tokopedia and New Family

Gambar 1. Ruang tunggu Tokopedia di Wisma 77 Tower 2 lantai 2.
It was really like my dream finally came true, ketika gue masuk ke ruangan yang unik dengan penataan yang oke banget dan ada tulisan Tokopedia di dindingnya. Ditambah lagi, pembawaan yang santai dari para karyawannya. Yap! Finally gue diterima jadi salah satu orang yang bisa menyalurkan minat dan bakat gue di sini. Memang sudah jadi mimpi gue supaya bisa kerja di tempat yang lucu kantornya dan santai pembawaannya.